Tag Archives: Suikerfabriek Klampok

Jelajah Banjoemas: Melihat Gedung-Gedung Tua di Klampok

Sinar matahari makin terik, suara bising kendaraan yang berlalu-lalang di jalan raya Purwareja-Klampok menambah ramai perjalanan kami menjelajahi kota ini. Rombongan sepeda motor kini sudah meninggalkan gang-gang sempit dan sebentar saja sudah berada di pintu masuk sebuah area gudang dan beberapa bekas perumahan milik PERTANI yang kondisinya rusak dan rusak berat. Ya saat ini kami memang berada di dalam area tembok bekas Suikerfabriek, yang beberapa menit yang lalu kami telusuri pada bagian belakangnya.

Gudang PERTANI ini kini masih saja sibuk dengan aktivitas bongkar muat oleh para pekerjanya. Rata-rata bangunan tua di kawasan ini dibangun pada tahun enam puluhan atau setelah zaman kemerdekaan namun masih menyisakan arsitektur khas yang terpengaruh oleh bangunan-bangunan Kolonial Belanda. Tembok-tembok yang tinggi, jendela yang lebar, lubang angin berbentuk segi lima yang khas serta bentuk atap limas pun masih bisa disaksikan hingga sekarang walaupun beberapa bagian kondisinya sudah tidak terawat, seperti biasanya nasib bangunan tua. Continue reading

Advertisements

Jelajah Banjoemas: Yang Tersisa Dari Suikerfabriek Klampok

Penjelajahan berikutnya adalah melihat bekas jembatan kereta yang melintas di atas aliran Sungai Serayu yang kini sudah tidak tersisa sama sekali apa-apa, hanya rimbunan semak belukar yang tumbuh subur di pinggir sungai dan belakang perumahan warga. Menurut penuturan mas Jatmiko, dulunya jembatan yang melintas di atas Sungai Serayu ini adalah jenis Jembatan Tambangan, saya pun masih kurang begitu mengerti bagaimana mekanisme dari jenis jembatan ini. Continue reading

Kraamkliniek Emanuel, GKJ Klampok dan Kaitannya Dengan Suikerfabriek

Guyuran hujan yang terkadang sangat deras berjatuhan dari langit masih membayangi hari-hari di sekitaran kabupaten Banjarnegara. Bulan maret ini merupakan bulan tersibuk bagi seluruh karyawan di kantor ini. Rencana kegiatan akreditasi makin dekat saja. Padahal sudah dari tahun lalu, kegiatan ini didengungkan namun apa daya ketika rasa malas masih menggelayuti tiap-tiap isi kepala.

Mulai dari pengumpulan dokumen-dokumen yang diperlukan hingga pembenahan menyeluruh dari sistem hingga fisik bangunan makin gencar dilakukan. Hampir tiap minggu kami berkumpul dan berdiskusi hingga menjelang maghrib demi suksesnya akreditasi. Continue reading