Tag Archives: Purbalingga

Menikmati Manisnya Gulai Melung, Bu Hadi

Siang itu, suasana halaman pada sebuah rumah sederhana terlihat ramai oleh kendaraan roda dua dan juga empat. Rumah ini sekilas tidak terlalu istimewa, sama seperti rumah-rumah penduduk kebanyakan. Satu yang menjadi pembeda kalau ini adalah sebuah rumah makan yaitu keberadaan poster besar bertuliskan “Gulai Melung Bu Hadi”.

Melung sendiri merupakan nama sebuah Dusun. Lokasi persisnya berada di Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. Sebenarnya menuju lokasi Gulai Melung ini tidaklah terlalu jauh dari rumah saya di Punggelan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Purbalingga ini. Akses jalan menuju ke sini pun terbilang mulus dan lebih cocok ditempuh menggunakan sepeda motor. Continue reading

Advertisements

Watu Geong, Antara Wayang Kulit dan Bencana Alam

“Pak, tau dimana letak batu berukuran raksasa yang kondisinya tergantung di atas bukit?”

Siang itu entah ada angin apa, saya tiba-tiba saja menanyakan keberadaan suatu batu unik yang berada di daerah perbatasan Jembangan (Banjarnegara) dengan Gunung Wuled (Purbalingga) kepada salah seorang rekan kerja yang berprofesi sebagai Juru Malaria Desa (JMD) yang kebetulan mendapat tugas mengawasi daerah Jembangan.

Pak Amin, nama dari Juru Malaria Desa tadi yang sudah menjalani profesi ini selama lebih dari sepuluh tahun. Setiap harinya beliau berkeliling desa untuk mencari orang-orang yang sakit terutama demam untuk diambil darahnya dan kemudian diperiksa di laboratorium. Continue reading

Sunyi di Curug Sinini

Perhentian kami kali ini persis di depan Gedung Balai Desa Pagerandong Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.

Setelah sekian lama tidak NDAYENG bersama, kini saya dan Wedwi punya kesempatan lagi untuk mengunjungi curug yang sudah menjadi kebiasaan kami saat kebetulan bisa pergi bersama. Continue reading

Pesona Sumba di Kota Perwira

Jalanan menurun dan berkelok-kelok ini telah kami lewati lebih dari setengah jam lamanya. Hamparan sawah yang bertingkat-tingkat menjadi pemandangan yang menyejukan mata bagi setiap pengendara yang melewati jalur ini. Kali ini kami hendak kembali menuju Banjarnegara setelah beberapa jam lalu mengunjungi Goa Lawa Purbalingga. Siang itu kami (dengan Wedwi) masih berada di Purbalingga dan niat awalnya hendak langsung pulang saja karena hari sudah siang.

Sebuah poster berukuran lumayan besar terpampang di pinggir jalan raya yang kami lewati. Dari sekilas pandangan mata, poster tersebut berisi lokasi wisata Curug Sumba yang lokasinya hanya 100 meter dari pinggir jalan raya. Sepeda motor yang kami tumpangi kebetulan sudah bablas lebih jauh dan terpaksa putar balik demi mengobati rasa penasaran kami tadi.

Processed with VSCO

Seratus meter dengan jalanan rusak berbatu

Continue reading

Goa Lawa di Kaki Gunung Slamet

Jalan penghubung dua kabupaten yang saling bertetangga ini sudah setengah perjalanan kami lewati. Sudah tidak terhitung berapa banyak ranjau-ranjau darat yang kami lewati hingga selamat sampai setengah perjalanan. Namun selincah-lincahnya tupai meloncat, suatu waktu pasti pernah terjatuh, begitu pun dengan motor yang kami kendarai yang tiba-tiba oleng karena ban motor bagian belakang tiba-tiba meletus. Syukurlah, kami masih diberi keselametan seperti sosok Gunung Slamet yang jaraknya kian mendekat dari posisi kami saat ini.

Setelah urusan ban pecah selesai, kami pun melanjutkan perjalanan menuju kota Purbalingga-Perwira yang jaraknya kian mendekat. Perbaikan jalan hampir kami temui di sepanjang jalan yang kami lewati. Kami harus ekstra sabar dan legowo untuk satu persatu antri melewati jalan yang hanya dibuka satu lajur ini. Continue reading

Menghanyutkan Diri di Sungai Tungtung-Limbasari

Dengan mengenakan sebuah celana cargo pendek berwarna abu-abu, kaus lengan panjang yang bernada sama, serta sepasang sandal outdoor dan sebuah tas ransel berisi perbekalan, pagi ini saya sudah siap untuk menjelajah ke kabupaten Purbalingga-Jawa tengah.

Sudah hampir dua minggu lebih, orang-orang sudah membicarakan rencana pelesiran ini. Tua-muda kompak mempersiapkan diri mulai dari rencana perbekalan untuk makan siang hingga seragam yang akan dikenakan. Tak ada yang lebih menggembirakan selain bisa berpelesiran secara bersama-sama untuk melepas penat setelah melewati hari-hari kerja yang terkadang menguras emosi dan juga tenaga. Continue reading