Tag Archives: Kalibening

Damai di Curug Sinom Indah

Tak seperti biasanya, siang itu cuaca begitu terik. Sebagian awan putih menggumpal di atas langit Banjarmangu. Sisanya hanya hawa panas yang pelan namun pasti berganti menjadi semilir sejuk udara khas pegunungan.

Motor kami terus melaju mengikuti alur jalan yang naik dan berkelok-kelok melintasi hamparan perkebunan salak yang berada pada sisi kanan-kiri jalan raya ini. Seperti kilas balik, beberapa waktu lalu jalanan menuju arah Karangkobar masih berupa aspal yang penuh lubang dan pada beberapa bagian telihat dalam proses pembetonan jalan. Namun kini semua sudah berubah, jalanan sudah mulus dengan beton yang terlihat masih baru. Continue reading

Advertisements

Sisi Pahit Daun Teh

Pada ujung jalanan berbatu persis di antara hamparan kebun teh, terdapat segerombolan muda-mudi yang memakirkan sepeda motornya. Semilir lembut angin dan hamparan hijau kebun teh menjadi pelengkap rasa penasaran siang itu.

Sepeda motor kami arahkan menuju titik perhatian sedari tadi. Jalanan berbatu terpasang rapi memenuhi ruas yang tak terlalu lebar. Pada ujung jalan ini terdapat beberapa bangunan tua yang kondisinya lumayan memprihatinkan. Bangunan berbentuk limas dengan beberapa kondisi atap kosong melompong tanpa adanya genting. Hanya menyisakan rusuk-rusuk kayu yang menyangga langit-langit hingga membentuk limas. Continue reading