Tag Archives: Jalan jalan

tanjung pendam

Tentang Senja

Rasa mengantuk setelah menempuh perjalanan selama lebih dari satu setengah jam selepas mampir dari Pantai Burong Mandi, masih begitu terasa saat rombongan trip ke Belitong bareng Tim KitaINA sudah sampai di pusat kota Tanjung Pandan. Tujuan kami berikutnya adalah Pantai Tanjung Pendam yang tak jauh dari pusat kota Tanjung Pandan.

Semburat langit berwarna merah, oranye di tepi pantai menyambut kami setelah memasuki pintu masuk Pantai Tanjung Pendam. Setelah membayar tiket masuk masing-masing orang sebesar sepuluh ribu rupiah, mobil kami arahkan menuju area parkir yang saat itu lumayan ramai.

Langit kota Tanjung Pandan saat itu sebenarnya agak sedikit mendung. Namun pesona matahari yang hendak tenggelam membuat orang-orang tertarik untuk mengabadikannya. Begitu juga dengan kami. Rasa-rasanya sangat sayang jika pemandangan yang menakjubkan ini hanya dinikmati dengan mata telanjang apalagi di era saat ini yang hampir tiap orang eksis dalam sosial media mereka masing-masing. Kamera yang sedari tadi menggantung di leher pun langsung saya arahkan ke pusat objek, Matahari saat sore. Continue reading

Advertisements

Sesaat di Pantai Burong Mandi

Senja sore itu begitu sepi dan damai. Tak terasa mobil yang kami tumpangi bersama Tim KitaINA sudah berhenti persis di depan sebuah patung burung yang berada persis di pintu masuk menuju pantai.

Suasana pantai sore itu begitu hening dan sepi. Tak banyak aktivitas berarti yang dilakukan oleh warga sekitar, kami pun tidak menemukan wisatawan lain, selain hanya kami berlima.

Pantai pasir putih yang ditumbuhi pohon kelapa serta pinus telah menyambut kami sesaat keluar dari dalam mobil. Continue reading

Pertemuan Kami Dengan Sang Dewi di Pulau Belitong

Mobil yang kami tumpangi terus melaju melewati jalanan Belitong yang lebar namun sepi kendaraan. Tujuan kami bersama Tim KitaINA adalah mengunjungi Vihara terbesar di Pulau Belitong yaitu Vihara Dewi Kwan Im yang berada di atas puncak bukit, Desa Burong Mandi, Damar, Belitong Timur.

Sebuah gerbang khas negeri Tirai Bambu dengan dominan warna merah yang mencolok, menyambut kami sore itu. Lokasi parkir menuju Vihara ini terbilang cukup luas bahkan untuk ukuran Bis. Continue reading

Ternyata Ada Fega di Pinggir Danau

“Makan dimana nanti, bang? Tanya salah seorang Tim KitaINA menjelang mobil akan menepi ke sebuah bangunan besar bertuliskan “R.M Fega”. Jadi…Fega yang dimaksud adalah nama sebuah rumah makan yang berada di pinggiran danau daerah Belitong Timur, mungkin saja nama ini disematkan untuk merujuk pada istri atau malah anak si pemilik usaha rumah makan ini.

IMG_9797

rumah makan Fega

“Kita makan di sini saja, salah satu restoran favorit bagi para pelancong, pemiliknya juga asli orang sini” Jawab Mas Rangga, sang tour guide kami selama di Belitong.

“Kita manut saja lah bang, orang sudah laper juga setelah seharian sedari tadi jalan-jalan terus” Sahut Khoerul ikut menimpali. Continue reading

Suatu Siang di Kampoeng Ahok

Deretan bis dan mobil travel yang membawa rombongan turis lokal terlihat terparkir di sepanjang jalan dekat lokasi kediaman Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Saat ini saya, Bastian, Khoerul dan juga tim KitaINA berada di Kampoeng Ahok yang lokasinya berada di seberang kediaman Ahok dan orang tuanya.

Untuk kediaman Ahok sendiri berupa rumah berlantai dua dengan halaman yang lumayan luas serta tembok yang dicat putih. Di depannya terdapat beberapa bangku yang kalau sekilas dilihat seperti digunakan untuk berfoto-foto dengan latar belakang kediaman sang mantan gubernur Jakarta ini. Continue reading

Begitu Banyak Warna di Museum Kata Andrea Hirata

Tak terbilang hati gembira, Melihat Negeri Laskar Pelangi, Selamat datang di Museum Kata, Semoga kawan terinspirasi.

Setelah melewati perumahan warga di sekitar daerah Lenggang, Gantong, Belitong Timor yang dilanda banjir bandang beberapa waktu yang lalu, kami kini sudah tiba di Museum Kata Andrea Hirata yang tampak mencolok dengan bangunan tua penuh warna-warni.

Continue reading

Ada Kejadian Unik Apa di Replika SD Muhammadiyah Gantong?

Perjalanan mobil dari Kota Tanjung Pandan menuju daerah Lenggang, Gantong di Belitong Timur ditempuh dengan berkendara selama kurang lebih dua jam. Ada perasaan was-was saat beberapa hari yang lalu mendengar kabar jika di daerah Belitong Timur terkena dampak banjir bandang yang merendam puluhan rumah warga hingga menimbulkan kerusakan  baik jalan, jembatan, rumah hingga hal terekstrem adalah keluarnya buaya-buaya liar yang sempat menggigit warga.

Memang di sepanjang jalan yang kami lewati masih banyak terlihat hutan-hutan di pinggir jalan serta rawa-rawa yang tergenang air. Mendekati daerah Lenggang, kami bisa menyaksikan bekas-bekas banjir bandang beberapa minggu sebelumnya. Rambu-rambu jalan yang terlihat rusak dan pepohonan yang tumbang. Continue reading