Category Archives: Jalan jalan

Jelajah Bandung: Selamat Pagi Lembang!!

Lokasi parkir yang persis berada di depan komplek resto dan one stop entertainment kini telah penuh sesak oleh bis-bis yang berplat nomor dari kota yang berbeda. Butuh waktu lama untuk bis yang kami tumpangi ini bisa menemukan posisi yang pas sebelum semua penumpang hendak turun untuk membersihkan diri sekaligus sarapan pagi.

Karena ini merupakan long weekend menjelang Hari Raya Imlek, tak bisa dihindarkan lagi jika semua lokasi wisata pasti akan penuh sesak oleh para pengunjung yang hendak mengisi liburan panjang mereka dengan berekreasi. Apalagi kawasan Lembang-Bandung ini sudah terkenal dengan kemacetannya pada saat weekend. Continue reading

Jelajah Bandung: Mabuk Kendaraan

Waktu menunjukan pukul 16.15 sore.

Jumat sore ini cuaca begitu tidak bersahabat, selepas sholat jumat tadi cuaca berubah drastis dari yang tadinya cerah berganti menjadi mendung pekat dan akhirnya hujan deras pun turun. Mungkin jika hari ini seperti hari-hari biasanya itu tak menjadi masalah, tapi hari ini adalah hari penting bagi saya karena persiapan menuju Kota Kembang sudah sejak jauh-jauh hari dinanti.

Semakin sore, hujan masih enggan untuk berhenti, malah sebaliknya makin deras saja. Ransel yang berisi berbagai macam barang bawaan sudah tertata rapi. Saya pun dibuat bingung antara harus membawa sepeda motor sendiri hingga sampai kota Banjarnegara atau naik mobil-menumpang teman. Continue reading

Kisah Manis di Pasar Manis

Hiruk pikuk dan sorak sorai gempita menyambut pergantian tahun seakan tidak berefek apa-apa bagi saya pribadi beserta keluarga besar di rumah.  31 Desember Malam, bapak, ibu, adik dan keluarga kakak berkumpul di rumah hingga pukul sepuluh malam lebih. Tak ada tradisi bakar-bakar ayam maupun ikan. Hanya makan seperti biasa disertai iringan celotehan dan juga sendau gurau saja.

Hingga hampir tengah malam pun suasana malam masih begitu sepi, maklum kami tinggal di desa. Hiruk pikuk perayaan pergantian tahun baru seakan tidak terlalu berpengaruh signifikan. Hanya sesekali deru sepeda motor yang berlalu lalang di jalan raya depan rumah, sisanya sorak sorai keriuhan dari balik layar televisi. Continue reading

Sehari Bersama Finalis Kakang Mbekayu Banjarnegara

Senyum-senyum sumringah dari rona wajah merona terlihat dari berjubelnya gedung dinas pariwisata kabupaten Banjarnegara pagi ini.

Satu persatu pemuda-pemudi yang mengenakan kaos biru dan selempang terlihat sedang antri untuk mengambil jatah sarapan berupa nasi goreng dan segelas teh manis hangat.

Kami (rombongan blogger) yang datang belakangan harus rela menunggu beberapa waktu hingga giliran kami tiba untuk ikut mengambil jatah sarapan. Namun yang membuat istimewa malah karena kami datang belakangan, kami berkesempatan sarapan di ruang kepala dinas pariwisata ini. Continue reading

Dieng Kailasa, Saatku Belajar Darimu

Saat sekarang ini, saya sedang berada persis di depan sebuah gedung berbentuk setengah lingkaran dengan bagian puncaknya yang tumpul. Bangunan ini sejatinya seperti menempel pada sebuah tebing yang letaknya lumayan miring pada ketinggian tertentu. Tepat di tengah-tengah dan samping bangunan ini terdapat barisan anak tangga yang menuju pada area yang lebih tinggi.

Selamat datang di Museum Dieng Kailasa! Bukan pertama kalinya memang saya mengunjungi tempat ini, akan tetapi kunjungan yang kedua kalinya ini terasa lebih istimewa karena ditemani adik-adik dari para finalis Kakang Mbekayu Banjarnegara tahun 2016.

20160921_110400

Tidak ada pemandu yang bisa menjelaskan satu persatu benda koleksi yang dimiliki oleh Museum Dieng Kailasa ini. Saya pun bergegas masuk setelah di depan pintu masuk disambut sepasang cobek berukuran raksasa dengan ulekannya yang berbentuk seperti bola berjumlah masing-masing 3 buah. Continue reading

Ada Apa di Gumelem Ethnic Carnival?

Semenjak batik ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009, berbagai macam festival bertemakan batik banyak digelar di seluruh penjuru Nusantara. Mulai dari yang berskala besar seperti Solo Batik Carnival, Pekalongan Batik Carnival, hingga gelaran Jember Fashion Carnival yang telah banyak melahirkan desainer-desanier khusus untuk rangkaian kostum karnaval yang sering dipakai oleh kontestan ajang ratu kecantikan dunia yang diwakili oleh mereka yang terpilih mewakili Indonesia. Begitu pula yang kini ada even serupa yang digelar di Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah yang terhitung masih dalam skala kecil dan juga baru. Continue reading

Menyusuri Jejak Mustika Keramik Klampok

Sepeda motor yang kami berdua naiki kini tengah menyusuri jalanan Klampok yang pagi ini tidak terlalu ramai oleh lalu-lalang kendaraan. Beberapa jalanan terlihat tidak terlalu mulus saat kami lewati sehingga sepeda motor kami laju dengan perlahan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Saya dan travel blogger asal Pingit-Rakit, Faizhal Arif Santosa yang beberapa waktu lalu pernah bertemu saat fam trip bareng blogger dari berbagai kota yang diselenggarakan oleh dinas pariwisata Banjarnegara, kini sengaja menyempatkan waktu kembali guna memenuhi permintaan saya untuk menemani berpetualang menjelajahi warisan kejayaan sentra keramik Klampok yang sudah ada sejak tahun 60-an.

Berada di jalur lalu lintas Banyumas-Banjarnegara-Wonosobo, sepeda motor kami parkir persis di depan halaman sebuah toko sekaligus galeri berbagai macam karya seni yang terbuat dari tanah liat. Deretan toko nan panjang berderet memenuhi pinggiran jalan raya yang sekilas terlihat jelas dimiliki oleh satu generasi keluarga penghasil keramik ini. Continue reading