Category Archives: Jalan jalan

Jelajah Bandung: Saat Orang-Orang Kurang Piknik ke Farm House Lembang

“Ini nggak bisa kayak gini dong!!” Teriak seorang lelaki berperawakan tinggi besar dengan kulit kuning dan mata sipitnya kepada seorang satpam. Keduanya terlihat ardu argumen hebat. Mata melotot. Nada suara makin meninggi. Tangan yang hendak memukul satu sama lainnya.

Entah ada masalah apa, kedua orang tadi menjadi tontonan pengunjung dari berbagai daerah yang hendak memasuki pintu masuk lokasi wisata Farm House Lembang.

Suasana jalanan Lembang macet parah. Arus kendaraan sudah diatur sedemikian rupa oleh polisi lalu lintas.

Baca cerita sebelumnya di sini!

Kami pun terpaksa turun di pinggir sebuah jalan raya sempit dan harus berjalan kaki lebih dari lima belas menit untuk mencapai pintu masuk Farm House Lembang. Continue reading

Ramai-Ramai Menikmati Harum dan Legitnya Durian Ndirun

Tahun 2017 ini, Banjarnegara sepertinya memasuki musim yang tidak menentu. Kadang seminggu cuaca panas terik seperti memasuki musim kemarau namun seminggu kemudian bertolak belakang, sepanjang hari juga Banjarnegara diguyur hujan hingga membuat suhu di desa-desa yang berada di lereng perbukitan bertambah dingin.

Tentu ada sisi positif dan negatif dari perubahan cuaca yang tidak menentu ini, di satu sisi para penggarap ladang persawahan tadah hujan yang berada di bawah lereng perbukitan seperti mendapatkan berkah karena pasokan air untuk mengairi persawahan lancar namun bagi petani buah-buahan seperti durian di sepanjang daerah Singamerta-Sigaluh timur Banjarnegara membuat sedikit kecewa karena bakal buah durian ini rontok diguyur hujan terus menerus. Continue reading

Jelajah Bandung: Tiba di Gunung Tangkuban Perahu

Satu persatu, berbagai macam bis dengan aneka warna pergi meninggalkan lokasi parkir. Waktu menunjukan pukul 07.30 pagi. Langit Lembang masih terlihat gelap. Hawa dingin pun masih terus berhembus dari balik dedaunan pohon pinus yang banyak tumbuh di sekitar lokasi parkir.

Sang supir bus terlihat sudah memanaskan mesin kendaraan dan bersiap-siap berangkat. Para rombongan satu persatu memasuki bis. Namun semenit dua menit, belum ada tanda-tanda bis ini akan bergerak. Ternyata ada satu masalah, salah satu rombongan ada yang belum masuk bis dan kini entah berada dimana. Panitia pun dengan sigap mengecek setiap tempat, barangkali orang yang ditunggu tadi masih di kamar mandi, dan benar saja. Saat yang lain sudah selesai bersih-bersih,orang yang ditunggu tadi ternyata baru akan memulainya. Continue reading

Ternyata Dusun Pingit Juga Punya Sumber Air Hangat Alami

Saya percepat langkah kaki saat melintasi perumahan warga di Desa Gumelem Wetan, Kec.Susukan, Kab.Banjarnegara. Siang itu cuaca begitu teriknya. Sudah semingguan ini tidak diguyur hujan sepertinya.

Sepeda motor yang sedari tadi dititipkan di depan halaman rumah warga, kini saya ambil guna melanjutkan perjalanan berikutnya seorang diri. Sebotol air mineral yang tersisa di ransel pun saya raih. Sungguh siang itu rasanya sangat haus dan kering tenggorokan ini. Continue reading

Nyadran Gede di Makam Sesepuh Desa Gumelem

Langkah kaki di panas terik siang itu tak menyurutkan niat saya mengejar rombongan penduduk  menuju makam tetua kampung yang paling dihormati di Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.

Alunan suara gamelan jawa masih terdengar di balai desa.

Saya tertinggal jauh dari rombongan. Dengan terus mempercepat langkah dan sesekali berlari, akhirnya saya bisa berbaur dengan penduduk kampung yang berpakaian adat jawa. Continue reading

Jelajah Bandung: Selamat Pagi Lembang!!

Lokasi parkir yang persis berada di depan komplek resto dan one stop entertainment kini telah penuh sesak oleh bis-bis yang berplat nomor dari kota yang berbeda. Butuh waktu lama untuk bis yang kami tumpangi ini bisa menemukan posisi yang pas sebelum semua penumpang hendak turun untuk membersihkan diri sekaligus sarapan pagi.

Karena ini merupakan long weekend menjelang Hari Raya Imlek, tak bisa dihindarkan lagi jika semua lokasi wisata pasti akan penuh sesak oleh para pengunjung yang hendak mengisi liburan panjang mereka dengan berekreasi. Apalagi kawasan Lembang-Bandung ini sudah terkenal dengan kemacetannya pada saat weekend. Continue reading

Jelajah Bandung: Mabuk Kendaraan

Waktu menunjukan pukul 16.15 sore. Jumat sore ini cuaca begitu tidak bersahabat, selepas sholat jumat tadi cuaca berubah drastis dari yang tadinya cerah berganti menjadi mendung pekat dan akhirnya hujan deras pun turun. Mungkin jika hari ini seperti hari-hari biasanya itu tak menjadi masalah, tapi hari ini adalah hari penting bagi saya karena persiapan menuju Kota Kembang sudah sejak jauh-jauh hari dinanti.

Semakin sore, hujan masih enggan untuk berhenti, malah sebaliknya makin deras saja. Ransel yang berisi berbagai macam barang bawaan sudah tertata rapi. Saya pun dibuat bingung antara harus membawa sepeda motor sendiri hingga sampai kota Banjarnegara atau naik mobil-menumpang teman. Continue reading