Tips Traveling Hemat Ala NDAYENG

Mungkin saya belum pantas disebut sebagai traveler karena selama ini saya hanya bepergian ke lokasi-lokasi menarik di sekitar Kabupaten Banjarnegara saja. Selain itu karena waktu yang terbatas, seringnya saya hanya bisa bepergian saat hari minggu atau hari libur lainnya. Lokasi menarik dan tempat wisata yang saya kunjungi pun kebanyakan berupa pemandangan alam yang begitu banyak tersedia di dalam dan luar Kabupaten Banjarnegara.

Apa Arti Kata Traveler?


Menurut kamus bahasa inggris, kata traveler berarti: kb. 1 orang bepergian, pelancong. 2 wisatawan. 3 (Moslem) musafir. travelers check cek perjalanan/turis.


Sekali lagi arti kata ini tentu berbeda penafsiran antara satu orang dengan lainnya tergantung sudut pandang mereka masing-masing!!!


Membicarakan mengenai Traveling dan Traveler, berikut beberapa tips hemat traveling yang selama ini saya lakukan dengan biaya yang terbilang murah, malah beberapa gratis. Mungkin ini hanya beberapa saja tips hemat saat traveling versi saya dan bisa saja kurang dan berbeda dengan yang lainnya.

Berikut beberapa tips traveling hemat ala NDAYENG:

Kemana-Mana Bawa Sepeda Motor

motorku

Sepeda motor yang sudah setia menemaniku

Menurut saya ini terbukti ampuh untuk menekan biaya saat traveling. Bayangkan kalau harus naik angkutan umum yang notabene di Indonesia kondisinya boleh dibilang kurang nyaman, belum lagi harus ngetem dan nunggu penumpang yang kadang memakan waktu hingga berjam-jam. Nah kalau tujuan kita sudah direncankan untuk tepat waktu, bisa dibayangkan bisa kacau semuanya.

Selain itu traveling menggunakan sepeda motor, menurut saya lebih fleksibel karena selama ini sering menjelajah ke tempat pelosok yang jalannya aduhai serta penuh perjuangan. Bayangkan kalau pakai kendaraan umum, berapa biayanya dan mau sampai jam berapa?

Bepergian Dengan Sahabat

sahabat traveling

Awal suka kelayaban gara-gara dia, sahabat sejak jaman SD

Selama ini saya hampir setiap traveling sering berdua dengan sahabat sejak kecil yang juga doyan kelayaban. Selain seringnya bisa patungan ongkos, baik untuk parkir, makan, atau masuk ke tempat wisata, saya rasa bepergian berdua tidak merepotkan dan bisa jadi bergantian menjadi tukang foto dadakan untuk kepentingan dokumentasi. Terkadang kami pun bergantian mengendarai sepeda motor saat salah satu dari kami merasa lelah.

saat sepeda motor  bocor

Saat ban sepeda motor tiba-tiba kempes di tikungan yang sepi ini, si Wedwi aku tinggal di sini bareng dua bocah tadi untuk kemudian bersepeda ke bengkel terdekat

Sudah banyak cerita manis hingga sedih saat berkendara menggunakan sepeda motor ini. Mulai dari ban yang tiba-tiba bocor di jalanan menanjak dan juga sepi hingga pernah tiba-tiba ban meletus hingga menyebabkan sepeda motor oleng saat melewati tikungan tajam.

Sering-Seringlah Ikut Kompetisi Atau Lomba Yang Hadiahnya Jalan-Jalan Gratis

bareng blogger

Ketemu teman blogger baru dari lain daerah gara-gara lomba

Nah yang ini saya rasa gampang-gampang susah dan tetap patut dicoba juga karena berdasar pengalaman, saya pernah beberapa kali dapat rejeki untuk jalan-jalan gratis hingga menginap di hotel (walaupun masih lokalan juga). Kadang nggak harus juara 1 kok untuk bisa ikut jalan-jalan gratis, masuk nominasi 5 besar saja kalau beruntung ya bisa berangkat. Tapi sekali lagi ini hanya pengecualian saja dan salah satu jalan ikhtiar. Kalau terlalu menggantungkan nasib pada perlombaan tentu juga tidak baik karena kalau tidak menang jadi tidak bisa jalan-jalan dan tentu akan mandeg.

Banyak-Banyak Menjalin Silaturahmi Dengan Sesama Travel Blogger Dari Kota Lain

bareng bule

Bareng Blogger Arif dari Purbalingga

Cara ini bisa saja terbukti efektif saat kita traveling ke daerah tertentu yang notabene punya teman blogger yang berdomisili di situ juga. Kalau beruntung, selain bisa punya guide gratis, kita juga bisa diajak menginap di rumahnya plus dapat jatah makan, tapi jangan terlalu ngarep ya…

Misalpun tidak menemukan blogger lain kota yang kebetulan pas waktunya tidak bisa pas, minimal kita bisa kopdar dengan mereka walau tidak sampai menginap.

Pilihlah Lokasi Wisata Yang Seminimal Mungkin Tidak Perlu Biaya Masuk Alias Tiket Masuk

tiket masuk

Contoh tiket masuk ke Telaga Menjer-Wonosobo

Nah untuk yang ini kayaknya cocok untuk yang suka berpetualangan di alam terbuka. Untuk kasus ini saya mengambil contoh di kota sendiri yaitu Banjarnegara yang dianugerahi pesona alam yang luar biasa dan sebagian besar gratis tanpa tiket masuk.

wisata gratis

Bermain di bukit Tampo Mas

Beberapa curug dan juga perbukitan dengan panorama indah di Banjarnegara tidak perlu biaya masuk alias gratis-tis. Memasuki daerah desa wisata seperti Kampung Batik di Gumelem juga gratis dan bisa berinteraksi dengan penduduk lokal tanpa perlu takut kehilangan esensi dari sebuah traveling.

Jangan Pergi Ke Tempat Wisata Saat Long Weekend Atau Musim Libur

di puncak denga sahabat

Ambil cuti dan pergi naik gunung, bisa jadi pilihan

Memang agak susah sih kalau yang sudah bekerja rutin senin-jumat. tapi berdasar pengalaman, mending ambil cuti dan pergilah traveling saat hari biasa karena dijamin sepi, murah dan tiket masuknya harganya miring. pernah beberapa kali masuk tempat wisata saat masih hari raya dan harga tiketnya naik parah dari hari normal dan itu akan menguras isi kantong apalagi untuk yang budget-nya minim. Usahakan juga untuk memilih tempat wisata yang tidak terlalu mainstream sehingga meminimalisir pengeluaran.

Bawa Bekal Sendiri Saat Traveling

bawa minum sendiri

Bawa jus kemasan seperti ini patut dicoba saat traveling

Sekali lagi ini bukan masalah pelit atau tidak, tapi saya pernah beberapa kali membawa bekal sendiri saat traveling. Selain lebih praktis dan menghemat pengeluaran, terkadang saya kan pergi ke suatu lokasi yang sangat sepi dan tidak terlalu ramai dan pastinya tidak dijumpai pedagang yang menjajakan dagangan . Lebih seringnya saya membawa sendiri botol minum dari rumah, selain lebih hemat tentunya akan semakin ramah lingkungan karena tidak banyak menggunakan botol plastik sekali pakai yang sampahnya bisa mengotori bumi.

Tidak Usah Memaksakan Diri Membeli Oleh-Oleh Saat Traveling

belanja oleh-oleh

Tidak usah kalap saat melihat barang-barang begini, apalagi jika uangnya pas-pasan

Kalau yang ini sih, saya jarang sekali berbelanja oleh-oleh saat bepergian. Selain repot dan memakan tempat di ransel, tentu akan menyedot anggaran liburan anda apabila sebelumnya tidak mempersiapkan dana khusus untuk keperluan oleh-oleh. Jika pun terpaksa harus membeli oleh-oleh, pilihlah yang tidak banyak menghabiskan uang seperti membeli gantungan kunci atau magnet kulkas (jika tersedia).

Demikian tips hemat saat traveling ala NDAYENG, semoga bermanfaat!! dan jika ada yang kurang boleh loh dilengkapi pada kolom komentar….

Advertisements

46 thoughts on “Tips Traveling Hemat Ala NDAYENG

  1. Fanny f nila

    Aku blm prnh ngerasain traveling ke tempat2 agak jauh dgn naik motor :D. Pgn coba tp mental blm siap mas :p. Aku naik gojek dr kantor di pondok indah ke rumah di rawamangun itu makan waktu 1.5 jam, pantat udh kayak disemen, kaku :p. Ga kebayang kalo ke jkt-bandung misalnya :p

    Palingan tips traveling hematku, beli tiketnya pas maskapai lg promo, ato beli pake kartu bank yg sdg promo…

    Liked by 1 person

    Reply
    1. Hendi Setiyanto Post author

      hehehe kalau ke Bandung naik motor, aku pun bakalan nyerah mbak. kebetulan ini naik sepeda motor karena ya tempat mainku masih sekitaran Banjarnegara dan kalau naik angkutan umum ya agak ribet juga, paling mentok ya mampir ke kabupaten tetangga dan aku selalu minimal berdua biar bisa gantian saat sudah capek atau ngantuk

      Like

      Reply
  2. Bawangijo

    Jalan-jalan naik motor seru! Duh jadi inget pas nebeng sama mas-mas gak kenal pas mau ke lautan pasir Bromo.
    Tapi ada ngerinya juga naik motor, kesenggol mobil langsung jatoh kaya tadi pagi pas di angkot liat motor jatoh keserempet mobil box, gubrakk.

    Liked by 1 person

    Reply
    1. Hendi Setiyanto Post author

      kejadian kurang mengenakan juga aku alami kemarin sore saat pulang kerja. hujan deras dan lubang yang menganga di pinggir jalan yang tertutup air membuat motorku masuk ke lubang tadi saat berada di tikungan dan berpapasan dengan dua buah mobil. motor terbang dan jatuhnya bikin jantung kayak mau copot, alhamdulillahnya, tangan masih dalam posisi pegang stang dengan kuat hingga tidak oleng terus jatuh. kabar buruknya setelah berjalan beberapa ratus meter, ternyata selang bensin motor maticku copot saking keras saat motor jatuh masuk lubang dan macet di tengah jalan sendirian dalam kondisi hujan, syukurlah ada dua orang pemuda yang sekilas garang, nakal dari tampilannya tapi malah sebaliknya, mereka baik hati membantu memperbaiki motorku dan mereka saat tak kasih uang rokok malah tidak mau alias menolak. akhirnya kami ngobrol2 lama dan aku banyak banget bersyukur karena masih banyak orang baik di sekitarku.

      Like

      Reply
  3. faizhalas

    jangan lupa bikin itinerary yang tepat….beli makan di pinggir jalan jangan restaurant, beli bensin premium, menginap di kost atau rumah teman, kalau perlu nemenin orang jalan-jalan biasanya dibayarin (pengalaman) wkwkw

    Liked by 1 person

    Reply
  4. Pink Traveler

    Nebeng sama temen utk tempat tinggal, pilih objek wisata yang bisa jalan kaki, pilih makanan yg bikin kenyang harga murah biar awet kenyangnya. Naik motor gak berani kalo di kota orang gak tau jalan

    Liked by 2 people

    Reply
  5. Desfortin

    Ya betul mas, travelling pke spda motor itu murah banget. Slain itu pke mtor emang lbih luwes. Kapanpun bisa berhenti.

    Trus klo bawa teman atau sahabat itu bagus, yaah…slain bisa sling nolong saat2 kesulitan di jln sprti ban kempes itu, juga emsng pas jadi tukang ambil gambar kita, soalnya klo Selfi tdk seleluasa difotoin org.

    Trmksih mas buat tips travellingnya, nurut saya, Anda juga pas koq disebut traveller, atau, traveller blogger mungkin?

    Sukses terus mas kgiatan travellingnya.

    Liked by 1 person

    Reply
  6. Yasir Yafiat

    Ini hampir mirip dengan yang saya lakukan Hend. Setiap kali travelling lebih sering menggunakan motor. Pernah ke Jogja, Karanganyar, Pekalongan dan Magetan naik motor. Lebih seru naik motor menurutku

    Liked by 1 person

    Reply
  7. ghozaliq

    Nebeng lebih murah mas….wkkww sharecost ntar jadinya…

    Biasanya malah sekalian kerja sekalian jalan-jalan, lumayan ongkosnya bisa tercover sekalian perjalanan kerja, hehehe

    Liked by 1 person

    Reply
      1. ghozaliq

        Wkkww dari keseluruhan jalan-jalanku, mungkin sekitar 30% saja yang beneran pergi buat jalan-jalan, sisanya kebanyakan melipir saat mumpung gitu…hihihi *konangan

        Liked by 1 person

  8. rynari

    Banyak cara menyiasati keborosan dg kreatif ya. Senang dg mbolang bersama kawan yg bisa saling mengisi. Nama Wedwi kayaknya sahabat di postingan yg bikin deg2an karena jatuh ya. Selamat terus mbolang.

    Liked by 1 person

    Reply
  9. bersapedahan

    informasi hemat yang bener … hehe
    paling enak sih kalau dibayarin … #NgarepDotCom
    hmmm .. naik sepeda juga hemat … cari aja tempat yang ga jauh2 .. tapi menarik πŸ™‚

    Liked by 1 person

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s