Ada Games di Pantai Batu Karas

“Tujuan berikutnya kemana ya pak?” tanya rekan-rekan rombongan trip.

“Berikutnya kita akan menuju pantai Batu Karas” balas mas Afif sebagai koordinator rombongan sekaligus ketua panitia.

 

“Terus nanti ngapain saja acaranya?” rekan yang lain ikutan nimbrung.

“Oh nanti kita lihat saja pas nyampai di sana” “pokoknya nanti bakalan ada games menarik yang tentunya ada hadiahnya” mas Afif kembali menjawab dengan sabar.

“Oke sip lah…” dengan kompak rombongan laki-laki yang duduk pada bagian belakang menyahut.

Pantai Batu Karas belok kiri

Pantai Batu Karas belok kiri

Panas terik siang itu menemani perjalanan kami menuju lokasi selanjutnya. Tadinya saya sendiri tidak tahu akan kemana lagi setelah beberapa jam kedinginan bermain air di Green Canyon. Akan tetapi setelah bis melewati sebuah jembatan dan terdapat sebuah pertigaan, saya sedikit ngeh kalau tujuan selanjutnya ya ke pantai Batu Karas. Lah kok tau? lah tadi pas bis berbelok sempat lihat plang yang terbuat dari papan sederhana di tengah jalan dan bertuliskan “Pantai Batu Karas belok kiri”.

Sepanjang perjalanan menuju pantai Batu Karas, pemandangan kanan-kiri yang ada pepohonan kelapa dengan tebing-tebing yang terbuat dari karang. Panteslah daerah ini disebut Batu Karas, karena mungkin dulunya tempat ini adalah pinggiran laut.

Nggak butuh berjam-jam perjalanan menuju pantai Batu Karas, setelah berkendara sekitar 45 menit akhirnya kami sampai juga. Yah..namanya tempat wisata pastinya ramai banget dengan pengunjung yang ingin berwisata apalagi bertepatan juga dengan hari libur. Bahkan tempat parkir sudah penuh dengan bis-bis berukuran besar dari beberapa kota. Men…setelah turun dari bis hawa panas menyambut kami, huh..lihat teman lagi pakai sunblock saya juga ikutan nebeng. Padahal belum pernah pakai krim-krim anti matahari begituan hehehe.

Semua rombongan telah berkumpul di bawah pepohonan rindang pinggir pantai. Beberapa properti untuk aneka games telah tersedia. Bahkan terlihat dua buah tikar telah digelar di bawah pepohonan yang rindang.

Kami sebelumnya telah berganti kostum seragam kaos khas kantor kami. Dengan duduk manis sambil lesehan, sang bos memberikan pengarahan terlebih dahulu sebelum games dimulai. Begitupun bergantian dengan mas Afif juga ikut memberi pengarahan.

Wih…jadi makin penasaran sebenarnya gamesnya apaan sih?

“Oke teman-teman terima kasih sudah bersedia mendengarkan pengarahan dari pak bos, kali ini kita akan bikin games seputar visi misi kantor kalian” dengan menggunakan pengeras suara, mas Afif dengan sabar menjelaskan aturan mainnya.

“Kali ini kalian akan ditantang untuk menghafalkan visi dan misi kantor kalian dari poin pertama hingga akhir” mas Afif kembali mengarahkan.

“Mampus….boro-boro hafal orang paling tiap hari cuma lihat tanpa sempat membaca satu persatu” sahut saya dan kawan-kawan kaget.

Sebelum acara menghafal visi dan misi dimulai, terlebih dahulu diberi siraman rohani oleh panitia yang lain. Agak kaget juga sih, siang-siang terik begini kok diceramahin? Sahut saya membatin dalam hati. Inti dari siraman rohani singkat tadi adalah untuk selalu bersyukur dengan apa yang telah Tuhan berikan kepada kita semua.

Oke lanjut ke inti acaranya, ternyata aku pikir satu persatu peserta harus menghafalkan visi dan misi di depan rekan-rekan semua. Tapi kami sebelumnya dibagi dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 9 orang.

Panitia sudah mempersiapkan tulisan visi dan misi yang telah diacak, peserta cuma disuruh mengurutkan saja dari nomor 1 hingga 6. “syukurlah”, membatin dalam hati. Akan tetapi setelah dicoba ternyata belum juga ada kelompok yang bisa mengurutkan dengan benar.

Dengan cerdik diam-diam saya buka hp dan googling, eh nemu juga visi dan misinya hehehe. Tapi dasar kami berbuat curang, kelompok kami pun hanya menempati posisi ke tiga. Karena ada beberapa poin yang salah urutan. Ditambah karena berbuat curang tanpa diduga hp ku layarnya kena gores saat buru-buru googling tadi, siallll.

Setelah semua peserta bisa menyelesaikan tantangan tadi, walaupun kebanyakan masih pada salah. Pak bos mengingatkan kembali agar semua karyawan harus  hafal dan paham dengan visi misi kantor, minimal ya sedikit tau. Widihhh..muka kami merah semua siang itu karena malu hehehe.

Games selanjutnya adalah untuk menguji kekompakan tiap peserta. Caranya adalah dengan games memasukan paku kedalam botol dengan ujung yang masing-masing diikat tali raffia. Jadi tiap peserta memegang ujung tali raffia dengan posisi paku pada bagian tengah. Kelihatannya sih mudah akan tetapi butuh kekompakan hingga bisa memasukan paku tadi kedalam botol. Kelompok kami saat itu berada pada posisi kedua, lagi-lagi gagal hehe.

Untuk games yang terakhir adalah permainan ular tangga dengan masing-masing kelompok mewakilkan satu orang sebagai pengganti bidak ular tangga dan harus berdiri pada angka-angka yang tersedia. Sementara yang lainnya bertugas melempar dadu masing-masing satu buah.

Nah saat permainan ini peserta semuanya heboh berteriak-teriak karena tiap beberapa langkah ada yang langsung naik tangga berikutnya. Lah kelompok kami seringnya kena sial, baru saja maju beberapa langkah sudah kena ekor ular walhasil harus pasrah mundur langkah dan kena hukuman.

Untuk yang beruntung melewati angka bonus, panitia telah menyiapkan beberapa hadiah menarik. Kebalikannya yang sial pas melewati angka permainan ular tangga harus rela kena hukum dari joget-joget hingga nyanyi garuda pancasila. Hahaha pokoknya kocak banget menurutku games kali ini.

Lagi-lagi kelompok kami berada pada posisi buncit alias juara terakhir, huhhh. Setelah games selesai, acara penyerahan hadiah pun dimulai. Wah yang menang dapat kado yang lumayan banyak, walaupun isinya cuma aneka snack dan roti hehehe, lumayanlah.

Games siang itu ditutup dengan acara foto-foto bersama. Mungkin pengunjung sekitar merasa kaget ketika kami berteriak-teriak nggak jelas siang itu hehehe. Maklum, tua muda siang itu tertawa lepas tanpa menghiraukan orang sekitar yang sedang menikmati pantai Batu Karas. Malah mungkin kami siang itu menjadi tontonan, soalnya banyak juga pengunjung yang terlihat duduk melihat kami bermain games.

Games pun selesai, saatnya kami menikmati pantai yang terik dan panas siang itu. Yang jadi pertanyaan dari begitu banyak orang rombongan kami siang itu tidak ada yang bermain air di pinggir pantai. Saya pun juga heran, apa mungkin takut panas dan baju basah kali ya?.

tiga bule mau bunuh diri keknya hehehe

tiga bule mau bunuh diri keknya hehehe

Praktis kami cuma menikmati pemandangan laut dan pantai dari tebing yang berada di ujung kanan pantai Batu Karas. Dengan bukit yang ditumbuhi banyak tanaman pandan-pandanan, siang itu kami berfoto-foto dan menikmati semilir angin laut. Terlihat juga beberapa bule yang sedang menikmati laut dari atas bukit dan beberapa duduk-duduk di pinggir tebing.

adem banget dari pinggir tebing ini

adem banget dari pinggir tebing ini

Setelah cukup puas menikmati semilir angin laut, kami berikutnya menuju ke toko-toko souvenir yang berjejer rapi di pinggir lokasi parkir. Saya pun yang dari rumah tidak bawa celana pendek, menyempatkan membeli dua potong celana pendek yang niatnya akan dipakai saat bermain air nanti. Sementara yang lain duduk-duduk di warung sambil menikmati es kelapa muda segar, yah…siang itu cuaca super panas banget.

Satu persatu peserta memasuki bis di siang yang terik, kami pun akhirnya mengakhiri kunjungan ke pantai Batu Karas siang itu. Walaupun sama sekali tidak menikmati halusnya pasir pantai dan ombaknya yang tidak begitu besar. Kami harus segera bergegas menuju tempat kunjungan berikutnya.

Advertisements

6 thoughts on “Ada Games di Pantai Batu Karas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s