Lost In Gandong Waterfall

Sekarang kita lewat mana?” tanya saya pada Tigana yang sedari tadi berjalan paling depan melewati pinggiran sawah yang berlumpur. Sementara itu gerimis dan hawa dingin masih terus saja mengikuti langkah kami.

“kita ikuti saja jalur ini, nanti juga bakalan sampai ke arah suara speaker masjid yang sedari tadi terdengar” jawab Tigana dengan penuh keyakinan.

“hmmmm…apa malah kita berjalan makin jauh dari jalur sebelumnya?” Seloroh Jujun dengan matanya yang sedari tadi masih saja fokus memandangi google maps di layar gawainya. Continue reading

Peyek Kacang, Pertanda Lebaran Makin Dekat

Puasa hari ini sungguh membuat badan rasanya lemas dan perut juga perih. Mungkin karena saat makan sahur yang kurang serat dan cenderung dominan makan goreng-gorengan yang menjadi penyebabnya.

Sore ini saya sengaja pulang lebih sore dan tadi mampir ke tempat teman sekedar untuk berbincang-bincang sambil menunggu waktu. Waktu menunjukan pukul setengah empat sore lebih dan sesampainya di rumah langsung menuju kamar mandi untuk langsung mandi saja biar segar. Continue reading

Ternyata Dusun Pingit Juga Punya Sumber Air Hangat Alami

Saya percepat langkah kaki saat melintasi perumahan warga di Desa Gumelem Wetan, Kec.Susukan, Kab.Banjarnegara. Siang itu cuaca begitu teriknya. Sudah semingguan ini tidak diguyur hujan sepertinya.

Sepeda motor yang sedari tadi dititipkan di depan halaman rumah warga, kini saya ambil guna melanjutkan perjalanan berikutnya seorang diri. Sebotol air mineral yang tersisa di ransel pun saya raih. Sungguh siang itu rasanya sangat haus dan kering tenggorokan ini. Continue reading

Nyadran Gede di Makam Sesepuh Desa Gumelem

Langkah kaki di panas terik siang itu tak menyurutkan niat saya mengejar rombongan penduduk  menuju makam tetua kampung yang paling dihormati di Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.

Alunan suara gamelan jawa masih terdengar di balai desa.

Saya tertinggal jauh dari rombongan. Dengan terus mempercepat langkah dan sesekali berlari, akhirnya saya bisa berbaur dengan penduduk kampung yang berpakaian adat jawa. Continue reading

Jelajah Bandung: Selamat Pagi Lembang!!

Lokasi parkir yang persis berada di depan komplek resto dan one stop entertainment kini telah penuh sesak oleh bis-bis yang berplat nomor dari kota yang berbeda. Butuh waktu lama untuk bis yang kami tumpangi ini bisa menemukan posisi yang pas sebelum semua penumpang hendak turun untuk membersihkan diri sekaligus sarapan pagi.

Karena ini merupakan long weekend menjelang Hari Raya Imlek, tak bisa dihindarkan lagi jika semua lokasi wisata pasti akan penuh sesak oleh para pengunjung yang hendak mengisi liburan panjang mereka dengan berekreasi. Apalagi kawasan Lembang-Bandung ini sudah terkenal dengan kemacetannya pada saat weekend. Continue reading

Jelajah Bandung: Mabuk Kendaraan

Waktu menunjukan pukul 16.15 sore. Jumat sore ini cuaca begitu tidak bersahabat, selepas sholat jumat tadi cuaca berubah drastis dari yang tadinya cerah berganti menjadi mendung pekat dan akhirnya hujan deras pun turun. Mungkin jika hari ini seperti hari-hari biasanya itu tak menjadi masalah, tapi hari ini adalah hari penting bagi saya karena persiapan menuju Kota Kembang sudah sejak jauh-jauh hari dinanti.

Semakin sore, hujan masih enggan untuk berhenti, malah sebaliknya makin deras saja. Ransel yang berisi berbagai macam barang bawaan sudah tertata rapi. Saya pun dibuat bingung antara harus membawa sepeda motor sendiri hingga sampai kota Banjarnegara atau naik mobil-menumpang teman. Continue reading

Menuntaskan Rasa Penasaran Akan Citarasa Mie Pipih

Sengaja saya lambatkan laju sepeda motor yang melintasi jalan satu arah di daerah sekitar klinik persalinan dr.Haryata-Banjarnegara Kota. Cukup beralasan mengapa saya melakukan hal ini. Bisa dibaca jika saya sedang mencari sesuatu di sekitar sini.

“Lokasinya di seberang jalan klinik persalinan”

Saya masih ingat betul salah satu “caption” yang diposting oleh seorang  admin di akun Instagram. Continue reading